Buku Profil Investasi Provinsi Maluku Tahun 2012
Written by Administrator   
Friday, 27 April 2012 02:24

COVER.jpgMaluku sebagai salah satu beberapa provinsi di Indonesia Timur, yang memiliki lokasi strategis karena berlokasi kebohongan antara Pemerintah Pusat dan barat Provinsi Papua di bagian timur Indonesia dan juga sebagai penghubung dari Australia Selatan dan Timor-Leste dengan Northern Territory di Maluku Utara dan Sulawesi.

GEOGRAFIS

Secara geografis batas-batas antara Maluku Utara dan Provinsi Maluku di bagian Bagian Utara, barat papua provinsi di timur, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah di Barat, dan The Republik Demokratik Timor-Leste dan Australia di Selatan. Sementara secara total 581 daerah 376 km2 yang terdiri dari 527 191 km2 wilayah laut laut, dan 54 185 km2 wilayah laut, atau dengan kata lain sekitar 90% Provinsi Maluku merupakan daerah laut.

Sebagai Provinsi Kepulauan, Maluku memiliki 559 pulau yang memiliki pulau-pulau yang relatif besar beberapa, antara lain: pulau Seram (18 625 km2), Pulau Buru (9000 km2) Yamdena (5085 km2) dan Pulau Wetar (3624 km2). Dengan kondisi dominan perairan daerah, Provinsi Maluku sangat terbuka untuk berinteraksi dengan yang lain Provinsi dan negara-negara sekitarnya.

IKLIM

Pulau Maluku memiliki iklim monsoon tropis iklim ini sangat dipengaruhi oleh keberadaan laut perairan yang luas dan berlangsung seirama dengan musim climatc sana. Suhu rata-rata berdasarkan stasiun Meteorologi di Ambon, Tual dan Saumlaki masing C 26,80, 27,70 C dan 27,40 C. Suhu minimum masing-masing 24,00, 24,70 C dan 23,80 C, sedangkan suhu Tual, kelembaban rata-rata mencapai 85,4% ketika merekam Saumlaki Stasiun Meteorologi menunjukkan kelembaban rata-rata adalah 80,2%.

TOPOGRAFI

Topografi kondisi rata-rata wilayah Kota Ambon agak datar, mulai dari pantai ke daerah pemukiman. Morfologi daratan Kota Ambon juga bervariasi dari datar, bergelombang, daerah bergelombang, berbukit dan bergunung dengan lereng curam yang lembut untuk sedikit dominan. Daerah datar memiliki kemiringan 0-3%, kemiringan bergelombang 3-8%, daerah bergelombang 8-15%, daerah perbukitan elevasi kemiringan 15-30% dan daerah pegunungan lebih besar dari 30%. Sedangkan untuk Kabupaten Maluku Tengah, Seram Barat dan timur Seram, topografi umumnya berbukit.     0-2%, miring / bergelombang 3-15% agak curam 15-40% dan sangat curam 40%.

Topografi Kabupaten Maluku Tenggara dibagi atas dataran, perbukitan dan pegunungan dengan lereng datar (0-3%), datar / bergelombang (0-3%), bergelombang (8-15%), agak curam (15-30% ) dan sangat curam (> 50%). Tinggi luas permukaan laut dibagi menjadi tiga kelas, yaitu di ketinggian rendah daerah (elevasi 000-100 m), tengah (100-500 m), dan dataran tinggi dengan ketinggian (> 500 m).

Topografi Kabupaten Buru sebagian besar berbukit dan daerah pegunungan dengan kemiringan 15-40% dan sedangkan 40%, sisa tinggi dari varietas biasa. Puncak gunung tertinggi terletak di wilayah Kapalamada barat utara Buru dengan ketinggian 2736 meter di atas permukaan laut (ASL), setelah Danau Rana dengan ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut, Danau Rana diperkirakan di kisaran 700 -750 meter di atas permukaan laut. Dengan menggunakan pendekatan bentang alam, kabupaten Buru diklasifikasikan atas, bukit pesisir dataran dan pegunungan termasuk varietys dari dataran tinggi dan lereng. Klik Disini Untuk Dowload Buku Profil Investasi Provinsi Maluku Tahun 2012

Buku Profil Investasi Provinsi Maluku Tahun 2012
Last Updated on Thursday, 10 January 2013 03:41
 

Link Website

Foto Lepas

By A Web Design Company

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini85
mod_vvisit_counterKemarin1033
mod_vvisit_counterMinggu ini2876
mod_vvisit_counterBulan ini1119
mod_vvisit_counterTotal332018

BPMD Facebook