Wisata Belut di Kolam Waiselaka, Desa Waai, Maluku
Written by Administrator   
Thursday, 23 February 2012 15:10

b_100_60_16777215_0___images_stories_minifp_wisata_wai.jpgBeberapa tahun yang lalu, desa waai sunyi sepi tidak ada tanda – tanda kehidupan akibat konflik pada saat itu. Banyak rumah dan bangunan yang terbakar dan menjadi rata dengan tanah.

Desa waai sudah mulai terlihat tanda – tanda kehidupan. Banyaknya rumah dan bangunan sudah mulai di bangun di daerah tersebut.

Bisa dibayangkan apabila Desa Waai tidak mengalami perubahan, bagaimana dengan potensi alam yang bisa dijadikan sebagai tujuan wisata yang terdapat di Desa Waai. Potensi wisata yang berada di Desa Waai, yaitu Kali Waiselaka berupa kolam yang dihuni oleh ratusan belut. Belut yang ada merupakan daya tarik wisatawan yang berkunjung. Dalam bahasa Maluku, belut disebut sebagai Morea. Jarak yang ditempuh untuk sampai ke desa Waai kurang lebih 28 KM dari kota Ambon dengan kendaraan roda empat ataupun roda dua

Jika kita melihat kolamnya, sekilas hanya kolam biasa, tapi yang menjadi begitu istimewa adalah di dasar kolam dibalik bebatuan terdapat belut yang panjangnya lebih dari 1,5 meter, serta lebarnya menyerupai batang pohon kelapa. Hanya ada satu orang yang dapat memancing belut agar mau keluar dari permukaan yaitu bernama Bapak Markus Bakarbesi. Beliau memancing belut dengan menggunakan umpan telur.

Keseluruhan belut yang ada di kolam yaitu 100 belut, belut – belut tersebut ada juga yang telah di jinakkan kurang lebih sebanyak 20 belut dan kita tidak perlu takut untuk memegang belut tersebut, sedangkan sisanya masih ganas.

Selain kita melihat belut di kolam tersebut, ada juga tempat untuk kita dapat beristirahat dengan menyantap makanan yang kita bawa dari rumah atau makanan yang dapat kita beli juga di sekitar area kolam.

Kolam tersebut memiliki fungsi yang lainnya juga, dapat di gunakan untuk berenang atau bermain air dan masyarakat di desa waai juga memakai air tersebut untuk mencuci pakaian. Tapi kegiatan mencuci pakaian jaraknya berjauhan dengan tempat dimana belut – belut itu ada.

So, jika anda berkunjung ke Maluku....jangan lupa untuk berkunjung ke kolam Waiselaka di Waai.

Wisata Belut di Kolam Waiselaka, Desa Waai, Maluku
Last Updated on Wednesday, 11 April 2012 14:37
 

Artikel Terkait

Link Website

Foto Lepas

  • Anggrek Jambrot ( Dendrobium sp )
  • Elang Laut Perut Putih ( Heliaectus leucogaster )
  • Kakatua Manila ( Cacatua goffini )
  • Kupu -kupu Sayap Burung Besar ( Ornithoptera goliath )
  • Kuskus ( Phalanger orientalis, Ph. maculatus )
  • Kakatua Raja ( Probosciger atterimus )
  • Anggrek Bulan Ambon ( Phalaenopsis amboinensis )

By A Web Design Company

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini513
mod_vvisit_counterKemarin610
mod_vvisit_counterMinggu ini1632
mod_vvisit_counterBulan ini7864
mod_vvisit_counterTotal298181

BPMD Facebook