|
Thursday, 03 May 2007 |
|
GAMBARAN UMUM
Maluku merupakan Provinsi di wilayah Timur Indonesia dengan posisi strategis antara seluruh wilayah barat dan tengah Indonesia dengan Papua di Bagian Timur. Demikian juga dapat menghubungkan wilayah selatan termasuk Australia dan Timor Leste dengan wilayah utara seperti Maluku Utara dan Sulawesi. Posisi ini menyebabkan Provinsi Maluku sebagai titik persilangan yang memiliki peranan penting sebagai wilayah transit. Kondisi wilayah kepulauan ini memberikan arti penting bagi prospek pengembangan ekonomi wilayah yang tidak hanya bertumpu pada wilayah daratan tetapi sebagian besar akan mengarah pada pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 04 September 2007 )
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Monday, 07 May 2007 |
PERTANIAN
Luas lahan potensial untuk pengembangan pertanian di Maluku berdasarkan peta zona agroekologi (ZAE) diperkirakan sebesar 858.398 (Ha). Rincian luas lahan menurut wilayah Kabupaten/Kota menunjukkan Maluku Tenggara Barat dan Kepulauan Aru memiliki lahan potensial yang paling luas. Luas Lahan Potensial Berdasarkan ZAE untuk Pengembangan Pertanian Dirinci Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku | kabupaten/Kota | Luas lahan (Ha) | | Kota Ambon | 1.436 | | Maluku Tengah | 118.809 | | Maluku Tenggara | 4.264 | | Maluku Tenggara Barat | 185.709 | | Buru | 46.985*) | | Seram Bagian Barat | 46.000 | | Seram Bagian Timur | 93.678 | | Kepulauan Aru | 361.517 |
Sumber : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku *) Belum termasuk Buru Selatan
|
|
Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 11 July 2007 )
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Nasir
|
|
Tuesday, 10 July 2007 |
Perhubungan Laut
Provinsi Maluku yang terdiri dari banyak pulau menghendaki perhubungan antar pulau melalui alat transpor laut. Gambaran perhubungan laut dapat dilihat dari jumlah kapal yang beroperasi yang mencapai 34 buah, masing-masing kapal penumpang 12 buah, kapal untuk tujuan melayani kegiatan pertambangan 1 buah, kapal perikanan 1 buah dan kapal kehutanan 20 buah
|
|
Terakhir diperbaharui ( Thursday, 24 April 2008 )
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|