|
KONDISI AKTUAL KABUPATEN KEPULAUAN ARU
GEOGRAFI.
Kabupaten Kepualuan Aru, merupakan kabupaten baru yang terbentuk sebagai hasil pemekaran Kabupaten Maluku Tenggara - Provinsi Maluku berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2003. Kabupaten Kepulauan Aru terdiri dari 3 (tiga) Kecamatan dengan 119 Kampung (baca : Desa) / Kelurahan Masing - masing : 1. Kecamatan Pulau - Pulau Aru dengan 43 Kampung/Kelurahan; 2. Kecamatan Kepulauan Aru Tengah dengan 45 Kampung; dan 3. Kecamatan Kepulauan Aru selatan dengan 31 Kampung
Luas wilayah Kabupaten Kepulauan Aru 54.395 Km2, terdiri dari Luas daratan 6.325 km2, (13%) dan Luas Lautan 48.070 km2 (87%) memiliki 187 (seratus delapan puluh tujuh) pulau, terdiri dari 89 (delapan puluh sembilan) pulau berpenghuni dan 98 (sembilan puluh delapan) pulau yang tidak berpenghuni. Merupakan "wilayah laut pulau" yang terletak anata 5o sampai 9o Lintang Selatan dan 134o sampai 167o Bujur Timur, serta berbatasan langsung dengan Papua Barat di bagian utara dan bagian timur, laut Arafura dan laut Australia di bagian selatan, pulau Kei Besar di bagian timur dan laut Arafura di bagian barat. Kondisi astronomi tersebut menampakan karakteristik Kabupaten Kepulauan Aru sebagai "Beranda Depan Negara" karena berada pada perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak terlepas dari karakteristik sebagai "Kabupaten Kepulauan", "Kawasan Tertinggal" dan "Kawasan Kritis" sehingga membutuhkan penanganan pembangunan yang dilakukan secara komperhensif dan integral melalui pendekatan pertahanan dan keamanan (Security Approach) yang dilakukan bersamaan dengan pendekatan kesejahteraan (Prosperity) serta dengan memperhatikan faktor kontur, konten, konteks, komplek dan konduk wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.
IKLIM.
Iklim dipengaruhi oleh Laut Banda, Laut Arafura dan Samudera Indonesia juga dibayangi oleh Pulau Irian di Bagian Timur dan Benua Australia di Bagian Selatan sehingga sewaktu-waktu terjadi perubahan.
|