|
Luas Lahan perkebunan/Pertanian |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Monday, 05 October 2009 |
LUAS PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DI PROVINSI MALUKU Luas lahan potensial untuk pengembangan pertanian di Maluku berdasarkan peta zona agroekologi (ZAE) diperkirakan sebesar 858.398 (Ha). Rincian luas lahan menurut wilayah Kabupaten/Kota menunjukkan Maluku Tenggara Barat dan Kepulauan Aru memiliki lahan potensial yang paling luas.
Luas Lahan Potensial Berdasarkan ZAE untuk Pengembanga
Pertanian Dirinci Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku
| kabupaten/Kota | Luas lahan (Ha) | | Kota Ambon | 1.436 | | Maluku Tengah | 118.809 | | Maluku Tenggara | 4.264 | | Maluku Tenggara Barat | 185.709 | | Buru | 46.985*) | | Seram Bagian Barat | 46.000 | | Seram Bagian Timur | 93.678 | | Kepulauan Aru | 361.517 |
Sumber : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku *) Belum termasuk Buru Selatan
Perkebunan
Berdasarkan peta zona agroekologi (ZAE) diperkirakan kurang lebih1.398.683 Ha lahan di Maluku cocok untuk pengembangan perkebunan dengan perincian luas lahan potensial menurut wilayah Kabupaten/Kota seperti pada tabel berikut.
Luas Lahan Potensial Berdasarkan ZAE untuk Pengembangan Perkebunan Dirinci Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku | kabupaten/Kota | Luas lahan (Ha) | | Kota Ambon | - | | Maluku Tengah | 170.500 | | Maluku Tenggara | 62.019 | | Maluku Tenggara Barat | 433.066 | | Buru | 44.479*) | | Seram Bagian Barat | 93.835 | | Seram Bagian Timur | 359.447 | | Kepulauan Aru | 235.337 |
Sumber : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku *) Belum termasuk Buru Selatan
Menurut bentuk usaha, pengembangan perkebunan di Maluku dibedakan menjadi dua yaitu perkebunan rakyat dan perkebunan Besar (Negara dan Swasta). Komoditi utama usaha perkebunan rakyat antara lain, kelapa, cengkih, pala, kakao, kopi, jambu mete, dan kapuk. Sedangkan untuk perkebunan besar komoditi utamanya adalah karet, kelapa, pala, kakao dan cengkih |
|
Terakhir diperbaharui ( Monday, 05 October 2009 )
|