|
Pemprov – Henan Tindaklanjuti Kerjasama Investasi

Hubungan kerjasama Pemerintah Provinsi Maluku dengan Pemerintah Provinsi Henan - Republik Rakyat China, hari ini telah ditindak lanjuti melalui pertemuan para delegasi Henan dengan Pemprov Maluku untuk membahas kerjasama dibidang investasi. Tindaklanjut hubungan kerjasama tersebut dilakukan setelah Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dengan segenap pimpinan di jajaran SKPD terkait dilingkup Pemprov Maluku yang di fasilitasi oleh salah satu pengusaha asal Maluku, H. Aziz Samual berkunjung ke China tepatnya di Provinsi Henan guna menjajaki kerjasama dibidang/sektor unggulan yang dimiliki Provinsi Maluku.
Para delegasi pemerintah Provinsi Henan yang berkunjung ke Maluku guna merealisasikan hubungan kerjasama investasi ini, diterima langsung oleh Pemerintah Maluku yang diwakili oleh Sekda Maluku Ros Far-Far MH. Delegasi Henan yang beranggotakan 10 orang ini diterima oleh Pemerintah Maluku di Hotel Aston Natsepa dan dihadiri seluruh pimpinan SKPD dan juga para pengusaha Maluku termasuk H. Azis Samual. Dalam sambutan Gubernur Maluku yang diwakili oleh Ros Far-Far mengatakan, Kedatangan delegasi dari Pemerintah Henan ke Maluku sebagai bentuk tindaklanjut kunjungan Pemprov Maluku beberapa waktu lalu ke Henan. “Pemerintah Maluku menyambut gembira kedatangan delegasi Henan ke Maluku dalam rangka menindak lanjuti kerjasama investasi yang telah disepakati saat kunjungan Pemprov Maluku ke Henan” ungkapnya. Menurutnya, hasil dari kunjungan ke Henan itu telah dibangun kerjasama investasi dibeberapa bidang melalui Letter of Intens (LOI), yang telah ditandatangani pada Tanggal 12 Januari 2010. “jadi kunjungan ini menunjukkan komitmen dari pemerintah Henan untuk meningkatkan kerjasama dengan Pemprov Maluku,” ungkapnya. Ditambahkan, kerjasama investasi yang telah dijalin kedua pemerintah tersebut meliputi bidang Kelautan dan Perikanan, pertanian, pariwisata, pertambangan, investasi informasi dan komunikasi, kesehatan dan kesejahteraan sosial, ilmu pengetahuan dan teknologi, administrasi pabrik, serta budaya dan seni. Lebih lanjut dikatakan LoI yang telah disepakati akan ditingkatkan menjadi Memorandum of Understanding (MoU). Dimana MoU sekarang sedang dalam proses pembahasan, sebelum ditandatangani MoU nanti, kita juga akan menandatangani Meeting of Minute (MoM) yang merupakan recording yang telah sepakati. rencananya itu, penandatanganan Mo Mini akan ,dilakukan pada tanggal 21 April mendatang.” Katannya. Delegasi Henan ini akan berada di Maluku selama 5 hari, dan selain di Kota Ambon, mereka juga akan mengunjungi beberapa daerah di provinsi Maluku antara lain Buru, SBT, malra, dan Kota Tual. Dalam kunjungan mereka ke daerah-daerah itu akan meninjau langsung sector-sektor yang telah disepakati.
Sementara itu, Ketua Tim Delegasi Pemerintah Henan, Mr. Su Yu Wan saat memberikan sambutan mengungkapkan, kunjungan Gubernur ke Henan beberapa waktu lalu untuk membahas kerjasama bilateral di bidang investasi, dianggap telah berhasil. “kami sangat tertarik dengan berbagai potensi sumber daya alam yang di miliki Maluku, baik untuk potensi perikanan, pertanian dan perkebunan, petambangan, pariwisata dan sebagainya. Ia berharap hubungan kerjasama ini dapat terus terbangun dengan baik dan implementasinya pun bias terwujud bagi pengembangan Maluku khususnya dibidang investasi. (Ameks)
|