|
Penandatangan MoU Maluku - Henan |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Wednesday, 09 June 2010 |
|
Mou Maluku – Henan diharapkan Buka Peluang Kerja Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan Pemerintah Provinsi Henan, China, yang akan ditandatangani pada 7 Juni 2010, diharapkan dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat di daerah ini. "MoU itu hanya untuk meletakkan dasar perjanjian di bidang yang akan dipilih investor baru, nantinya akan ditingkatkan ke bentuk perjanjian kerja sama," kata anggota DPRD Maluku Lutfi Sanaky di Ambon, Rabu.
Karena itu, dia meminta pemerintah daerah memberikan dukungan penuh dengan menyiapkan sumber daya manusia yang lebih baik lewat program pelatihan di sejumlah sektor yang dilirik pengusaha Henan seperti perikanan, pertanian dan pariwisata. Lutfi mengatakan, pimpinan DPRD bersama Komisi A dan Komisi C telah melakukan pertemuan dengan Kepala BKPMD Maluku Rahman Soumena untuk membahas persiapan penandatanganan MoU antara Pemprov Maluku dengan Pemprov Henan, China, tersebut.
Menurut dia, DPRD harus ikut menyetujui perjanjian internasional seperti ini sehingga pihaknya memanggil BKPMD yang menjelaskan bahwa penandatangan MoU akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama. Rombongan investor bersama Gubernur Provinsi Henan, China, sebanyak 40 orang direncanakan tiba di Ambon awal Juni ini untuk melakukan penandatanganan MoU dengan Gubernur Maluku di Kota Ambon.
Dalam pertemuan DPRD dengan Kepala BKPMD Maluku dijelaskan bahwa yang siap menyambut kehadiran investor adalah bidang perikanan berupa sarana infrastruktur pelabuhan perikanan di seluruh kabupaten dan kota. Untuk bidang pertanian, perlu dilakukan pembahasan dengan pemerintah kabupaten dan kota menyangkut masalah lahan sebab Pemprov tidak memiliki lahan pertanian untuk program pengembangan sawah. |
|
Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 09 June 2010 )
|